BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Warga Sukamulya Digigit Buaya saat Mandi di Sungai, Pihak Kelurahan Minta Bantuan BKSDA

Warga Sukamulya Digigit Buaya saat Mandi di Sungai, Pihak Kelurahan Minta Bantuan BKSDA

Pihak Kelurahan Sukamulya bergerak cepat dengan mengirimkan permohonan bantuan kepada BKSDA Sumsel terkait adanya warga yang digigit buaya..-kominfo palembang-

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID  – Keresahan warga Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Sematang Borang, Kota PALEMBANG terhadap ancaman hewan liar kembali memuncak. Seorang warga dilaporkan menjadi korban gigitan buaya saat tengah beraktivitas di pinggir sungai.

​Kejadian ini dikonfirmasi melalui surat resmi yang dikeluarkan oleh Lurah Sukamulya pada tanggal 5 Februari 2026. Berdasarkan laporan warga RT.01 RW.01, korban yang diidentifikasi bernama Hasan diserang predator tersebut saat sedang mandi di sungai setempat.

​Pihak Kelurahan Sukamulya bergerak cepat dengan mengirimkan permohonan bantuan kepada BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) Sumatera Selatan.

"Korban digigit saat sedang mandi di pinggir sungai. Maka dari itu kami meminta bantuan penanganan, penangkapan, serta karantina terhadap buaya yang berkeliaran di lokasi tersebut, sehingga mencegah jatuhnya korban tambahan di masa mendatan," ujar Lurah Sukamulya, Ilham Wahyuni, S.Th.I.

BACA JUGA:Pemkot Palembang Dukung Pengusaha Kemplang Tembus Pasar Global

Ilham juga mengatakan, bahwa masalah ini sebenarnya sudah pernah dilaporkan pada tahun 2023.​"Informasi laporan pernah kami sampaikan di tahun 2023 dan sudah ada Tim dari BKSDA turun ke lapangan, namun saat itu belum ada yang menjadi korban," katanya.

​Dengan adanya korban luka kali ini, warga berharap pihak berwenang dapat segera melakukan tindakan evakuasi yang lebih masif. Pihak kelurahan juga telah melampirkan foto kondisi luka korban sebagai bukti urgensi penanganan.

Selama proses penanganan oleh BKSDA berlangsung, masyarakat diimbau untuk sementara waktu tidak melakukan aktivitas di pinggir sungai, terutama pada jam-jam rawan, guna menghindari potensi serangan susulan.

Sumber:

Berita Terkait