Harga Tiket Terbaru 2026 Naik ke Stupa Candi Borobudur dengan Konsep Quality Tourism
Pengalaman ke Candi Borobudur akan lebih terasa istimewa dan ekslusif dengan sistem pembelian tiket secara online.--
RADARPALEMBANG.ID - Mulai Januari 2026, pengalaman naik ke Candi Borobudur terasa lebih istimewa.
Pemerintah menerapkan konsep Quality Tourism dengan pembatasan jumlah pengunjung, sistem tiket online naik ke Candi Borobudur .
Bagi wisatawan yang ingin menapaki lorong relief hingga ke puncak stupa, aturan baru Borobudur 2026 wajib diperhatikan.
Namun sebelum kita bicara angka, mari pahami konteksnya. Mengapa sekarang naik Candi Borobudur terasa lebih “eksklusif” dibanding satu dekade lalu?
Di tahun 2026, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bersama pengelola taman wisata (TWC) menerapkan konsep Quality Tourism dan Konservasi Berkelanjutan.
Batuan andesit Candi Borobudur mengalami keausan signifikan akibat gesekan alas kaki ribuan pengunjung setiap harinya selama bertahun-tahun.
Oleh karena itu, pembatasan jumlah pengunjung yang boleh naik ke struktur candi (Zona 1 Atas) bukan sekadar aturan bisnis, melainkan upaya penyelamatan situs Warisan Dunia UNESCO agar tetap bisa dinikmati anak cucu kita.
BACA JUGA:Film KAFIR Gerbang Sukma Akan Hantui Bioskop Palembang, Tayang Serentak Mulai 29 Januari 2026
Poin Penting Perubahan 2026:
• Zonasi Ketat: Area pelataran (taman) terpisah aksesnya dengan area struktur candi
Digitalisasi Total:
Hampir 100% penjualan tiket diarahkan ke platform digital untuk mencegah kebocoran dan memantau crowd control.
• Edukasi Wajib:
Naik candi bukan lagi sekadar jalan-jalan, tapi wajib didampingi pemandu (Pamatsil) yang memberikan wawasan sejarah mendalam.
Sumber:


