Info Emiten Hari Ini, Terkait Tambang di Sumsel, Kabar MEJA Akuisisi Trimata Coal Perkasa Muncul Lagi
Foto Batu Bara. PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) berencana mengakuisisi 45% saham PT Trimata Coal Perkasa senilai Rp1,6 triliun. --
PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Bursa Efek Indonesia atau BEI merilis sejumlah informasi penting emiten hari ini, Rabu 21 Januari 2026.
Pertama, PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) berencana mengakuisisi 45% saham PT Trimata Coal Perkasa senilai Rp1,6 triliun.
Aksi ini merupakan bagian dari strategi ekspansi perseroan untuk memperkuat fondasi bisnis.
Transaksi ini berpotensi menjadikan MEJA sebagai pengendali tambang di Sumatera Selatan dengan sumber daya 693,7 juta ton batubara.
Kedua, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) melaksanakan perpanjangan kontrak proyek pertambangan Kintap dan Asam Asam milik Arutmin Indonesia senilai Rp10,5 triliun.
Berdasar perjanjian itu, estimasi volume produksi 252 juta bank cubic meter (bcm) untuk overburden, dan 50 juta ton batu bara.
Ketiga, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) telah merealisasikan seluruh dana rights issue senilai Rp2,5 triliun.
Dana tersebut digunakan perseroan untuk penyaluran kredit, kegiatan operasional, serta pengembangan teknologi informasi.
Keempat, PT Kencana Energi Lestari Tbk (KEEN) melalui anak usaha meraih kontrak baru senilai USD25 juta atau Rp423,37 miliar untuk proyek PLTS Tobelo.
Proyek ini dijalankan melalui Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBL) dengan PT PLN dengan tenor penjualan listrik selama 20 tahun.
Sumber:


