BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

MBG Buat Harga Pangan di Palembang Susah Turun, Ini Solusi Dinas Perdagangan

MBG Buat Harga Pangan di Palembang Susah Turun, Ini Solusi Dinas Perdagangan

Kabid SSDP Dinas Perdagangan Kota Palembang, Elsa Noviani, menjelaskan susah turunya beberapa komuditas pangan saat ini berkaitan erat dengan program MBG--

RADARPALEMBANG.ID - Kepala Bidang Stabilitas dan Sarana dan Distribusi (SSDP) Dinas Perdagangan Kota Palembang, Elsa Noviani, menjelaskan susah turunya beberapa komuditas pangan saat ini berkaitan erat dengan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Elsa, tingginya permintaan protein untuk program MBG tersebut membuat harga sulit turun ke level normal.

"Semenjak MBG dilaksanakan, telur dan ayam memang susah turun di angka Rp 30.000. Permintaan sangat tinggi karena program tersebut banyak menggunakan lauk ayam dan telur.

Selain itu, faktor pakan ayam yang mahal dan cuaca buruk juga mempengaruhi produksi di tingkat peternak," ungkap Elsa, Kamis, 8 Januari 2025.

BACA JUGA:Perawatan Pribadi dan MBG Sumbang Andil Inflasi Oktober 2025, BPS: Sumsel Inflasi 3,49 Persen YoY

BACA JUGA:Keracunan MBG di Sumsel, Herman Deru Bilang Begini

Sebagai langkah pengendalian inflasi akibat permintaan MBG yang masif, Elsa menyebutkan bahwa Pemerintah Kota bersama Bank Indonesia (BI) telah merancang solusi strategis berupa pengaturan jadwal menu lauk di Dapur MBG se-Sumsel.

"Solusi dari BI, jadwal lauk diatur agar tidak menumpuk di satu komoditas. Misalnya, Senin dan Selasa menggunakan bahan baku ikan, Rabu dan Kamis baru boleh ayam dan telur, sedangkan Jumat menu makanan kering. Ini salah satu upaya agar permintaan tidak melonjak di satu waktu yang memicu kenaikan harga," jelasnya.

Untuk meringankan beban masyarakat, Pemerintah Kota Palembang melalui Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) akan rutin menggelar Pasar Murah di 18 kecamatan mulai awal Ramadan hingga menjelang Idulfitri.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, lokasi pasar murah akan digeser langsung ke pemukiman padat penduduk agar warga tidak perlu mengeluarkan ongkos transportasi.

BACA JUGA:MBG di SDN 178 Dihentikan Sementara Usai 13 Siswa Keracunan

BACA JUGA:DPR RI dan BGN Gelar Sosialisasi Program MBG di Desa Mulyo Agung Sumsel

"Kami bekerja sama dengan Bank Sumsel dan Bank Palembang untuk menyediakan voucher subsidi senilai Rp 10.000 per orang.

Cukup membawa KTP, warga bisa mendapatkan keringanan harga. Misalnya harga telur Rp28 ribu, dengan voucher tinggal bayar Rp18 ribu," kata Elsa.

Sumber:

Berita Terkait