BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Global Highlights Hari Ini, India Beli Minyak ke Rusia, Donald Trump Ancam Bakal Naikkan Tarif Lebih Tinggi

Global Highlights Hari Ini, India Beli Minyak ke Rusia, Donald Trump Ancam Bakal Naikkan Tarif Lebih Tinggi

Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi dan Presiden AS Donald Trump.--

PALEMBANG, RADARPALEMBANG.ID - Bursa Efek Indonesia atau BEI merilis sejumlah informasi penting yang terangkum dalam global highlights hari ini, Selasa 5 Agustus 2025.

Tiga indeks utama Wall Street mencatatkan kenaikan harian tertinggi sejak 27 Mei pada perdagangan Senin (4/8) waktu setempat.

"Kenaikan ini dipicu aksi beli investor setelah aksi jual besar-besaran pada Jumat, serta meningkatnya harapan akan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve pada September mendatang," tulis BEI dalam laporannya yang diterima radarpalembang.id.

Dengan data ekonomi yang melemah, terdapat harapan bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga.

BACA JUGA:Global Highlights Hari Ini, Trump Soal Tarif Dagang 15 hingga 41 Persen untuk 67 Negara Berlaku 7 Agustus 2025

BACA JUGA:Global Highlights Hari Ini, Investor Tunggu Laporan Keuangan Amazon dan Apple, Microsoft Laporkan Laba Naik

Analis menilai pergerakan hari ini sebagai aksi "dip-buying" setelah data ketenagakerjaan AS yang lemah memicu aksi jual pada sesi sebelumnya. 

Menurut data CME FedWatch, peluang penurunan suku bunga pada September kini mencapai 84%, dengan proyeksi setidaknya dua kali pemangkasan masing-masing 25 bps sebelum akhir tahun.

"Investor juga turut mencermati dinamika politik," tulis BEI.

Pada Jumat lalu, Presiden AS, Donald Trump, memecat Kepala Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS), Erika McEntarfer, dengan tuduhan bahwa ia memalsukan data ketenagakerjaan Juli yang melemah.

BACA JUGA:Global Highlights Hari Ini, Tarif Impor Tinggi Trump Berlaku Besok 1 Agustus, Suku Bunga The Fed Bertahan

BACA JUGA:Global Highlights Hari Ini, Pasar Cermati Diskusi Dagang AS dan China hingga Tunggu Langkah The Fed

"Pemecatan ini terjadi bersamaan dengan pengunduran diri Gubernur The Fed Adriana Kugler, yang menambah ketidakpastian arah kebijakan moneter ke depan," tulis BEI.

Sementara itu, pasar tetap mencermati perkembangan tensi dagang.

Sumber:

Berita Terkait