BANNER BSB
Banner Honda PCX 160 2025

Panas! Suhu Udara di Sumsel 34 Derajat Celcius, BMKG: Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Panas! Suhu Udara di Sumsel 34 Derajat Celcius, BMKG: Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

BMKG Sumsel mengimbau pada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan mengingat suhu udara yang kini mencapai 34 derajat celcius--

PALEMBANG, RADARPALEMBAG.ID - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumatera Selatan (Sumsel) mengimbau pada masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan mengingat suhu udara yang kini mencapai 34 derajat celcius.

Saat ini Sumsel sedang memasuki musim pancaroba. Pada musim ini terjadi transisi dari musim hujan ke musim kemarau yang juga terjadinya peningkatan suhu udara.

Koordinator BMKG Sumatera Selatan Wandayantolis mengatakan saat ini suhu udara di Sumsel terpantau 32-34 derajat Celcius. Hal ini dikarenakan karena kelembapan udara yang masih tinggi dan akan terasa menyengat.

"Suhu panas bisa menyebabkan dehidrasi dan heat stroke, perlu diwaspadai dengan selalu mengkonsumsi air dan menghindari paparan sinar matahari lama di luar ruangan," katanya, Rabu, 7 Mei 2025.

BACA JUGA:Berikut Tips Nyaman Berkendara Saat Cuaca Panas, Begini Caranya

BACA JUGA:Tips Kabin Mobil Cepat Netral di Cuaca Panas, Bikin Berkendara Lebih Nyaman

Menurut Wandayantolis, karena musim ini merupakan fase pancaroba atau masak peralihan sehingga masih ada hujan tapi berseling dengan hari tidak hujan yang terasa kering tadi.

Dia menjelaskan fase pancaroba biasanya diikuti dengan peningkatan suhu udara harian. Ini adalah puncak suhu udara maksimum pertama dalam setahun (puncak kedua terjadi sekitar akhir September-Oktober), yang terkait dengan pelepasan panas dari daratan dan lautan setelah matahari bergerak semu melintasi wilayah Sumsel.

"Selama masa ini, jeda hujan akan memanjang menjadi 3-6 hari tanpa hujan (HTH)," katanya.

Saat HTH terjadi, kata Wandayantolis, suhu udara akan terasa lebih menyengat, akumulasi dari pelepasan panas yang tersebut di atas, dan juga karena turunnya kelembaban udara atau lebih sedikit uap air untuk menyerap dan memantulkan panas.

BACA JUGA:4 Tips Penting Menjaga Kesehatan Saat Cuaca Panas, Sangat Berguna di Musim Kemarau

BACA JUGA:WASPADA! Cuaca Panas di Sumsel Meningkat, Tercatat Ada 425 Titik, Simak Wilayah Berikut

Selain itu juga minimnya pembentukan awan yang biasanya melindungi dari radiasi matahari langsung.

"Pola cuaca pada masa pancaroba juga cenderung berubah dengan cepat. Pemanasan intensif pada pagi hari bisa memicu pembentukan sistem konvektif kuat di siang hingga sore hari," pungkasnya.

Sumber:

Berita Terkait